1. Monitor tidak mau menyala
Penyebab :
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor
sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.
Solusi :
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun
yang ke arah outlet listrik.Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau
berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah
sudah terpasang dengan baik dan benar.Pastikan sudah terpasang dengan benar.
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada
problem pada sinyal video board adapter CRT.
Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebab :
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading
windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak
tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting,
setting frekuensi terlalu tinggi.
Solusi :
Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat
komputer loading windows.
Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang
cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh
windows.
Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Penyebab :
Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai
dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua tampilan pada monitor
yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal tersebut di atas berhubungan
dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah
sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya, bisa melalui display
properties.
Solusi :
Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan muncul
beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan muncul kotak dialog
properties.Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan
keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada di kotak Screen
Area, kemudian klik OK.Dalam mengeset resolusi, yang harus diperhatikan adalah
kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki.
Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak didukung oleh monitor
yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak menampilkan gambar dengan
sempurna.
Tampilan pada monitor tampak buram
Penyebab :
Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak
bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum
komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga
tahun.
Solusi :
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan
komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika harus
berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab
musabab dari permasalahan tersebut.
Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna alami menjadi
kebiru-biruan, kemerahan, kekuning-kuningan, atau kehijau-hijauan.
Apabila pada setelan nomer muncul warna-warna tidak alami kemungkinan besar
sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada di dalam
monitor. Sirkuit driver ini memiliki tiga jalur warna utama yaitu merah, biru,
dan hijau.Untuk mengetesnya lakukan dengan menggunakan osciloscope.
Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna yang tidak bisa diatur secara
maksimal.Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada tabung katoda,
yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan sinar elektron
yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya
dengan mengganti tabung katoda monitor.
Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam
jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier.
Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan
antara board video amplifier dengan board raster.
Monitor seperti berkedip saat digunakan
Penyebab :
Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip. Kemungkinan
yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu
rendah.Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh
rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan
monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik.
Solusi :
Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang
menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor
seperti bergerak dan tidak stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties seperti pada
gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced lalu akan muncul seperti
gambar 17 di bawah ini. Dan pilih tab Monitor. Pada tab tersebut akan
ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate
tersebut untuk mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.
Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor
Penyebab :
Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari
beberapa piranti elektronik tersebut.
Solusi :
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu
kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut
monitor supaya warna kembali normal.
KONSLETTING
1. Jembatan diode power/ diode kiprok atau Regulator rectifier atau Silicon
Controlled Rectifier mati atau hubung singkat, inilah penyebab terbesar
konsletnya listrik di rumah padam. Sebab komponen ini inti dari pembatas
tegangan antara arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC). Anda tentu sudah
bisa membayangkan bila arus beda jenis tersebut bersatu..?!
2. Sekering putus, fungsi sebenarnya dari fuse atau sekering ialah bila arus
yang melewati penampang kawatnya lebih besar daripada beban arus yang bisa
ditanggung oleh sekering. Sehingga jika anda hubungan arus pendek maka yang
bertugas pertama kali adalah sekering ini yang akan mematikan semua jalur
listrik. Komponen inti yang menyelamatkan rumah anda dari kebakaran akibat
“hubungan singkat”.
3. ET (Field Effect Transistor), untuk power supply masa depan rata-rata sudah
menggunakan teknologi switching, tidak seperti adaptor konvensional yang hanya
menggunakan trafo biasa, dioda dan elektrolik kapasitor. MOS-FET ini (type IRF
830, 6N80P, K2545 dll) lebih efektif digunakan untuk perangkat-perangkat
digital dengan tegangan dan arus yang mantap.
MATI TOTAL
1. Power UC3842 atau KA3842, ibarat jantung bagi manusia yang memompa darah ke
seluruh bagian tubuh, jantungnya mati, apa yang akan terjadi. Untuk datasheet
IC ini bisa di lihat di sini UC3842 dan KA3842.
2. Sekering putus, gantilah jika anda sudah memastikan sekeringnya putus,
carilah nilai persis yang tertera di fisik fuse, jangan melebihinya.
3. Kabel power rusak, kabel yang jelek memiliki penampang dan kawat yang jelek
mudah patah dan tipis, ukurlah tiap kabel power dari ujung-keujung menggunakan
AVO meter
4. Vcc IC UC3842 di kaki pin 7 mati, ini yang menyebabkan “jantung” power tidak
bekerja.
Reparasi
monitor masalah tampilan layar kapasitor yang rusak disebabkan jaringan tegangan
Masalah komputer layar monitor seperti tidak ada tampilan dengan gejala
tegangan tinggi dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Sebuah tabung gambar
yang cacat, sebuah video rusak IC Preamplifier, tegangan pemanas yang hilang,
kabel sinyal robek, G1 negatif tegangan menjadi terlalu tinggi (-120 volt dan
di atas), papan CRT masalah, tegangan G2 hilang atau rendah dan lain-lain dapat
menyebabkan tidak ditampilkan tetapi dengan sekarang tegangan tinggi.
Pada artikel ini saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana untuk mengatasi
masalah hilang atau rendah tegangan G2. Pertama, Anda harus mengkonfirmasi jika
ada tegangan hadir tinggi di monitor. Anda dapat menggunakan probe tegangan
tinggi untuk mengukur tegangan anoda (24 KV) atau Anda dapat mencoba untuk
mendengarkan suara yang dihasilkan tegangan tinggi (jika Anda cukup
berpengalaman) setelah monitor adalah mengaktifkan tegangan tinggi Jika hadir
maka fokus Anda harus dalam layar kotak sirkuit tegangan (G2). Jika tidak ada
tegangan tinggi, maka saya akan menjelaskan di artikel lain.
Bagaimana
untuk mengkonfirmasi jika ada tegangan G2 di pin dewan CRT? Dengan menempatkan
Probe positif (merah probe) ke titik G2 dan probe negatif ke tanah dingin
dengan kekuatan, meteran Anda harus terdaftar beberapa bacaan.
Untuk informasi Anda, beberapa jenis monitor komputer, jika Anda menempatkan
multimeter Anda ke titik G2 itu akan menyebabkan monitor untuk menutup karena
disebabkan pembebanan impedansi meteran Anda. Dengan asumsi Anda G2 diukur
tegangan rendah mengatakan 20 volt dc (tegangan G2 baik adalah suatu tempat
antara 250 - 300 + volt DC), langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah
untuk mengisolasi masalah untuk melihat apakah G2 adalah rangkaian yang
terseret tegangan atau trafo flyback fokus / layar pembagi tegangan yang sudah
buruk.
Matikan monitor dan desolder kawat G2 dari papan CRT. Tempat probe Anda sesuai
(probe merah ke G2 kawat dan probe hitam ke tanah dingin) Sekarang, aktifkan
monitor dan mulai melihat pembacaan meter. Jika bacaan Anda dapatkan adalah
sekitar 20 volt masih atau lebih tinggi sedikit kemudian tersangka flyback
rusak. Anda juga dapat mencoba untuk menyesuaikan kontrol layar tegangan
flyback.
Jika sudah berpaling ke flyback maksimum maka harus diganti. Anda juga dapat
menggunakan cara yang lebih murah untuk mengatasinya. Gunakan blur buster
memantau untuk menambahkan dan kekalahan kabel fokus / layar asli dan
menggunakan kabel dari monitor blur buster bertindak sebagai fokus dan G2.
Jadi, dengan metode ini tegangan G2 baru disadap bisa solder kembali ke lokasi
aslinya dan Anda akan mendapatkan tampilan ketika monitor diaktifkan!
Sekarang, bagaimana jika pembacaan dari meteran Anda ditampilkan 250 sampai 300
volt dc + ketika tegangan kawat G2 check out dari rangkaian? Ini adalah
indikasi yang sangat jelas bahwa mungkin ada komponen yang merobohkan tegangan
G2 sampai 20 VDC. Dari berpengalaman, jenis resin dilapisi keramik tegangan
tinggi disc kapasitor (biasanya di kisaran KV 1-3) telah menyebabkan cukup
banyak menjadi tidak ada tampilan monitor karena merobohkan kapasitor tegangan
G2.
Jika Anda mengukur kapasitor tegangan tinggi dengan kapasitansi digital meter
atau tester, kemungkinan sangat tinggi itu membaca apa-apa (dalam rentang
kapasitansi). Yang benar adalah, Anda tidak dapat mengandalkan digital
kapasitansi meter untuk menguji nilai kapasitansi saja, sebenarnya ini
kapasitor tegangan tinggi memiliki kecenderungan tinggi untuk kerusakan ketika
di bawah beban penuh atau tegangan operasi.
Kapasitor hanya dapat secara akurat uji dengan meteran khusus seperti kapasitor
LC103 analyzer Sencore.
Biaya meter ini sangat tinggi, sehingga apa yang saya lakukan saya membeli
tester Kyoritsu isolasi untuk memeriksa tujuan kapasitor tegangan tinggi. Hanya
klip di kapasitor memimpin di bawah pengujian dan mulai tekan, sebuah kapasitor
yang baik akan menunjukkan beberapa biaya dan membaca debit tapi yang manja
akan tetap tinggi dan tidak akan debit.
Hanya mengganti kapasitor tegangan tinggi yang dibuat buruk tegangan G2 naik
kembali normal dan memecahkan masalah komputer layar monitor. Harap Anda
menikmati artikel ini dan silahkan mampir situs untuk mempelajari kiat-kiat
perbaikan elektronik dan rahasia sehari-hari.